Belajar dari Sejarah: Hatta & Pilpres vs Kaum Milenial

Leave a comment

Sedikit kilas balik pada masa lalu, saat negara dan bangsa ini terbentuk. Berdasarkan seri buku Tempo: Bapak Bangsa. Salah satunya, “Hatta: Jejak Yang Melampaui Zaman”. 

Hatta tergambarkan sebagai tokoh yang mencintai ilmu pengetahuan (sosial ekonomi) dan agama. Bacaannya luas, terbukti dengan koleksi buku 80.000 judul buku atau 16 peti buku. Jumlah yang fantastis di masa itu, bahkan juga saat ini kalau bandingannya kaum milenial.

Read more...

Hikmah Kasus Baiq Nuril

Leave a comment

Fiuuuhhh… untung saja masih terselamatkan potongan koran yang isinya penting ini. Belum berakhir tercabik-cabik oleh para bocah di rumahku yang rapi dan bersih di malam hari saja saat mereka terlelap. Tulisan ini referensi tersingkat yang dapat kutemukan dan sempat kubaca. Soalnya ini persoalan hukum so kudu hati-hati nulisnya.  Potongan koran ini berisi sebuah opini berjudul […]

Read more...

212 vs Pendaratan di Mars

Leave a comment

NASA USA pada tanggal 27 November 2018 mendaratkan robotnya di Mars. Media nasional menyebutnya: bukti kecerdasan Amerika. Jadi kita yang belum bisa kirim roket ke Bulan atau Mars, belum bisa dikatakan cerdas. Saya tidak lanjut baca artikelnya. Sudah down duluan. Merasa tidak menjadi bagian dari sejarah karena negaraku bukan negara yang kirim roket ke Bulan atau Mars. Berita itu positif tentu saja. Dalam arti kemajuan peradaban manusia. Mars seringkali disebut-sebut sebagai calon tempat baru bagi umat manusia karena kondisi fisik dan geografisnya menyerupai bumi, ada atmosfer yang kasih harapan manusia bisa hidup di sana. Pun orang-orang yang akan tinggal disana cuma orang-orang yang mampu “membayar harganya”. 

Read more...

Soldier of Fortune: Sikapi PP No 43 Tahun 2018

Leave a comment

Terdengar seperti judul lagu? Memang. Lagu jadul. Jelang Pilpres 2019, bila kamu dukung salah satu capres ibarat prajurit dalam perang. Mati atau hidup, menang atau kalah.. namamu akan dikenang. Oleh keluarga, kerabat, teman yang kenal saja. Ibarat pahlawan tak berwajah: begitulah kamu dan kami (SaPI?!). Bagaimana kita sikapi penandatanganan PP No 43 tahun 2018 oleh Presiden Jokowi terkait reward (maksimal Rp 200 juta) bagi pelapor tindak pidana korupsi awal bulan ini apakah sekedar pencitraan jelang Pilpres atau peluang bagi perubahan di negeri ini?

Read more...

Kala EMAK-EMAK Berpolitik

Leave a comment

Lebih militan! Dua kata itulah yang terlinyas di kepalaku begitu denger ada gerombolan emak-emak mendukung salah satu paslon. Sebagaimana militannya emak-emak di jalanan yang kasib sen kanan belok ke kiri atau bahkan gak kasih sen tiba-tiba belok ambil tikungan tajam! Cocok kali tipikal emak-emak untuk dunia politik.. so unpredictable.. pihak lawan bakal kebingungan menentukan strategi. 

Read more...

Rejeki Million Dollar

Leave a comment

“Mobil mewah bukan barang penting bagi republik ini saat ini” statement ini keluar dari Menkeu Indonesia, Sri Mulyani hari Rabu, 5 September 2018. Masyarakat yang memiliki mobil mewah akan dikenakan pajak 190 persen. Yup. Thanks to you guys yah.. buat para penggemar mobil mewah. Berkat anda rupiah melemah terhadap dollar. Berkat anda juga pajak barang mewah menjadi tinggi. 

Dilematis hidup di masa sekarang? Di satu sisi saat ingin menampilkan prestasi, membeli barang mewah menjadi kebutuhan (tersier). Di sisi lain hidup sederhana sesuai tuntunan Islam dengan resiko akan dipandang sebelah mata karena seolah tak giat bekerja apalagi berprestasi. Yup. Beginilah resiko kalau prestasi melulu dilihat dari kebendaan. 

Read more...

Kemerdekaan RI dan Momen Asian Games 2018: Refleksi Seorang Perempuan

Leave a comment

Bila kemerdekaan bagi perempuan adalah memutuskan sesuatu atas kehendaknya sendiri, maka pada tahun ini saat Indonesia menjadi tuan rumah Asian Games: siapa sajakah yang patut berbangga atas kemerdekaan dirinya? Apakah perempuan Indonesia sudah mampu mengaplikasikan nilai-nilai sportivitas layaknya atlet dalam lapangan tanding?

Read more...

Masyarakat Tanpa Negara: Mungkinkah?

Leave a comment

Baru saja baca buku tipis yang belum juga selesai dibaca.. sudah ingin komentari dengan tulisan ini. Sebuah tantangan untuk berbahagia walau berpolitik. Maksud buku ini memang politik praktis. Namun kehidupan orang tua (a.k.a dewasa) apapun bentuk hubungan yang dijalani rasanya terus berpolitik. Bukan dalam artian jahat, tapi mikir strategi ini itu. Ada teori-teori sosial yang […]

Read more...

Bom Surabaya 2018: Ironisnya Bulan Pendidikan

Leave a comment

Ironisnya.. peristiwa teror dan bom terjadi di bulan Mei. Bulannya peringatan Hari Pendidikan Nasional di Indonesia. Lantas.. menjadi pertanyaan mendasar saat ini: apa harapan dari sebuah lembaga pendidikan (keluarga dan sekolah)? 

Pertanyaan ini mudah saja jawabnya tapi mungkin ada banyak versi atas dasar pengalaman orang yang berbeda-beda. Ada yang berpendapat bahwa pendidikan terbukti berhasil suatu saat nanti bila anak-anak dewasa bisa mandiri memenuhi kebutuhan hidupnya, mampu bersosialisasi dengan baik, atau memiliki banyak materi sebagai indikator sukses. Nah.. pelaku teror dan bom umumnya terbukti memiliki hampir seluruh kriteria berhasil sebuah lembaga pendidikan. Namun mengapa justru memilih untuk melakukan bom bunuh diri? 
 
Sumber Gambar: kompas

Read more...

Faith itu Pahit on Mei: May Day.. May Day.. May Daaayyy…!

Leave a comment

Hiks! 

Kopi itu pahiiiit, Jendral!
Faith Coffee itu pahiiiittt..

Yup. Orang ke mesjid disiram air keras. Orang ke gereja dibom. Peristiwa di Mako Brimob. Peristiwa pengeboman tiga gereja di Surabaya. Suasana gelap. Hitam. Ngeri. Sedang terjadi didalam negeri.


Sumber Gambar: belimitless

Read more...