Senjata Pemusnah Massal, Urgen atau Perlu Diantisipasi
Pertama kali dengar dan mulai cari info soal senjata pemusnah massal ini saat dimintai masukan untuk naskah pidato Kapolri untuk rapat dengan Menkopolhukam. Kaget. Apa masih ada ambisi untuk membunuh ribuan orang, saat dunia begitu damai? Peperangan di beberapa belahan dunia saja, apa perlu melebar hingga Indonesia turut terlibat didalamnya? Lebih ekstrim lagi, apakah Perang Dunia Ke-3 akan segera dimulai?
Tulisan ini tentu tidak akan membahas masukan kami pada Kapolri sebab itu sifatnya rahasia. Namun, beberapa peristiwa nasional maupun internasional membuktikan bahwa senjata pemusnah massal itu memang ada dan serius dipergunakan untuk mengeksekusi sebuah bangsa ataupun menyerang orang per orang. Sebut saja Suriah. Sehingga jelas dua blok berbeda di dunia yang pro kontra dengan adanya pembantaian di Suriah. Negara-negara yang tidak setuju pembantaian itu balas serang dengan bom terukur menuju markas persenjataan Suriah. Sedangkan negara-negara yang tidak setuju (termasuk Indonesia) meminta ada kejelasan secara internasional soal serangan balik ke Suriah mengingat intervensi senjata ke negara berdaulat harus ada keputusan sidang PBB.
Sumber Gambar tribunnews

