Banjir Bandang Garut, Supaya Bencana Tak Terulang
Bencana alam yang terjadi beberapa hari lalu berdasarkan data terbaru di lapangan disebutkan, bencana banjir bandang terbesar dan terparah ini menelan 33 korban jiwa, 23 hilang. Pencarian korban masih mendominasi pemberitaan. Ada tim SAR yang sigap mencari para korban. Namun, dari segi masyarakat sendiri, pengetahuan soal bencana sangat minim. Berapa banyak sekolah dasar yang mempersiapkan anak-anak didiknya untuk siap hadapi bencana? Barangkali hanya di sekolah-sekolah dasar swasta mahal saja ada simulasi soal bencana dan kesigapan menghadapinya. Berapa banyak masyarakat yang sadar akan pentingnya menjaga kelestarian hutan sebagai daerah resapan air sehingga tidak mengalihfungsikan lahan? Barangkali hanya pemimpin yang tegas dan tidak rakus sebagai teladan warga yang tidak mengijinkan eksploitasi secara berlebihan dan perambahan hutan, entah itu untuk logging atau mining dan pemimpin yang melindungi dan mensejahterakan dengan memberikan rumah warganya untuk tidak di bantaran sungai.
