Happy International Women’s Day: King Salman dan Queen Salmon

Hari Perempuan International diperingati setiap tanggal 8 Maret, dengan tema berbeda setiap tahunnya. Tahun ini tema yang diusung adalah #BeBoldforChange di bidang sosial, politik dan ekonomi bagi perempuan-perempuan seluruh dunia. Indonesia kedatangan Raja Arab Saudi, King Salman pada tanggal 1 Maret 2017. Sebelumnya tersebar hoax di media sosial dan message whatsapp bahwa King Salman akan berinvestasi jutaan dolar tanpa bunga. Berdasarkan pemberitaan di media nasional, Indonesia dan Arab Saudi mempererat kerjasama di berbagai bidang, sebagaimana yang tercantum dalam 11 nota kesepahaman antara Indonesia dan Arab Saudi berikut ini, sumber Kompas:

Pertama, Deklarasi pemerintah Kerajaan Arab Saudi perihal peningkatan pimpinan sidang komisi bersama. Menteri Kabinet Kerja yang menandatangani MoU ini adalah Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. 

Kedua, Pendanaan Arab Saudi terhadap pembiayaan proyek pembangunan antara Saudi Fund for Development dan Pemerintah Indonesia. Menteri Keuangan RI dan Wakil Direktur Saudi Fund adalah dua orang yang menandatangani MoU ini.

Ketiga, Nota kesepahaman kerja sama kebudayaan antara Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia serta Kementerian Kebudayaan dan Informasi Kerajaan Arab Saudi.

Keempat, Program kerja sama antara Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah Republik Indonesia dan Otoritas Usaha Kecil dan Menengah Kerajaan Arab Saudi mengenai pengembangan usaha kecil dan menengah.

Kelima, Nota kesepahaman antara Kementerian Kesehatan Republik Indonesia dan Kementerian Kesehatan Kerajaan Arab Saudi di bidang kerja sama kesehatan.

Keenam, Nota kesepahaman antara otoritas aero nautica Pemerintah Indonesia dan Kerajaan Arab Saudi.

Ketujuh, Program kerja sama Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia dengan Kementerian Pendidikan Kerajaan Arab Saudi dalam bidang kerja samascientific dan pendidikan tinggi.

Kedelapan, Nota kesepahaman antara Kementerian Agama Republik Indonesia dan Kementerian Urusan Islam Dakwah dan Bimbingan Kerajaan Arab Saudi di bidang urusan Islam.

Kesembilan, Nota kesepahaman antara Pemerintah Indonesia dan pemerintah Kerajaan Arab Saudi di bidang kerja sama kelautan dan perikanan.

Kesepuluh, Program kerja sama perdagangan antara Kementerian Perdagangan Republik Indonesia serta Kementerian Perdagangandan Investasi Kerajaan Arab Saudi.

Kesebelas, Perjanjian kerja sama dalam pemberantasan kejahatan antara Kepolisian Negara Republik Indonesia dan Kementerian Dalam Negeri Kerajaan Arab Saudi.

King Salman dan Salmon Antara Kekerasan dan Keterasingan   

Raja Diraja Arab ini disambut dengan antusias di sepanjang jalan menuju Istana Bogor. Sebab kemewahan yang dipersiapkan pemerintah Indonesia. Bahkan Polri mendapat pedang emas sebagai tanda persahabatan dan kerjasama di bidang keamanan. Namun, kemeriahan ini, apa dampaknya untuk perempuan-perempuan Indonesia khususnya, perempuan di seluruh dunia umumnya?

King Salman menyimbolkan kekuasaan, kekayaan dan kesalehan. Pada saat yang sama, para perempuan Indonesia yang bekerja sebagai TKI ke Arab mengalami berbagai kasus kekerasan. Pada saat yang sama pula, banyak imigran muslim perempuan yang tak diinginkan kehadirannya di negara-negara barat. King Salman pun tak kuasa menghentikan kekerasan yang dialami para perempuan itu. Bahwa perempuan tak bisa dilindungi oleh kekuasaan, kekayaan dan kesalehan seluar biasa apapun itu. Sebab apa?

Seringkali kekerasan dan keterasingan yang dialami perempuan disebabkan oleh simbol-simbol itu. Para imigran muslim yang berada di UK, misalnya, sering mengalami serangan berupa todongan senjata tajam di tengah jalan karena memakai atribut muslim. Maka ada perempuan yang memilih buka hijab demi keselamatan diri dan anak-anaknya. Demikian yang diberitakan bbc.

Perempuan yang bekerja ke luar negeri, mereka bukan hanya berprofesi sebagai pembantu rumah tangga, ada banyak profesi lain yang dilakoni perempuan, khususnya perempuan Indonesia disana. Mereka adalah para perempuan pelawan arus, layaknya ikan salmon yang melawan derasnya arus sungai. Walau membahayakan nyawa dan keharmonisan keluarganya, mereka tetap berangkat dengan harapan adanya masa depan yang lebih baik. Sebab di negerinya, tak ada lapangan kerja yang tersedia untuk menghidupi mereka. Pada profesi tertentu, para perempuan ini dihargai lebih baik saat berada di luar negeri.

Kewirausahaan Perempuan

Perempuan yang mandiri dengan usahanya cenderung terbebas dari kekerasan dan keterasingan yang kerap dialami perempuan lain berposisi tawar rendah dalam masyarakat. Pemerintah memberikan modal usaha yang mudah melalui program KUR (Kredit Usaha Rakyat) melalui bank-bank pemerintah maksimal pinjaman Rp 100 juta.

Di era online dengan disruptive masyarakat seperti sekarang, usaha dengan modal minim pun dapat dilakukan dengan system dropship. Bahkan dapat dilakukan oleh ibu-ibu rumah tangga yang lebih banyak berada di dalam rumah. Tinggal perluas jaringan, rajin promosi, maka barang yang laku langsung dikirim ke pembeli. Nominal di rekening pun bertambah.

SPI sempat dituduh sebagai lembaga agen pengirim TKI ke Arab Saudi dan negara-negara lainnya. Melalui tulisan ini kami klarifikasi bahwa advokasi pelayanan publik di Indonesia yang kami lakukan untuk WNI di luar negeri bukan hanya untuk para pekerja di sektor rumah tangga, melainkan juga para profesional yang sudah menetap lama di luar negeri. Sebab kami concern dengan keberadaan para perempuan yang bekerja di luar negeri sebagai asisten rumah tangga, berharap pengiriman perempuan sebagai asisten rumah tangga segera dihentikan! Sebab perempuan banyak yang menjadi korban kekerasan secara fisik dan ekonomi (gaji dipotong agen penyalur TKI besar-besaran).

Jikalau pemerintah mau tegas pada kasus-kasus korupsi yang mengorbankan para perempuan ini yang seolah-olah ‘dilempar’ ke luar negeri, tentu kasus kekerasan dan keterasingan yang dialami perempuan dapat dicegah. Mengapa kasus korupsi tidak ditangani seperti pada kasus terorisme dan narkoba? Misalnya saja kasus terbaru, korupsi pengadaan e-KTP yang disebut sebagai korupsi berjamaah karena eksekutif, legislatif dan pengusaha terlibat.

Perempuan, punya posisi penting dalam melakukan perubahan dalam lingkungan sekitarnya, terutama rumah dan lembaga tempat bekerja. Jika saja semua orang memiliki kesadaran untuk saling mengawasi maka berbagai kasus ini akan lebih cepat tercium sebelum menjamur dan menggurita. Perempuan pun harus mengubah pola pikir: pertama, ibu rumah tangga bukan berarti berpasrah diri dengan keadaan. Hidup berjuang bersama suami lebih baik demi masa depan bersama. Kedua, sebisa mungkin wirausaha agar soal waktu dan tempat dapat disesuaikan dengan kesibukan mengurus anak, suami dan rumah tangga. Ketiga, hal pertama yang ada di dalam pikiran setiap hari bukan belanja, belanja dan belanja alias cara-cara ngabisin duit atau gossip gossip gossip melainkan do do do, apa yang harus dilakukan untuk menambah pundi-pundi, untuk menambah manfaat diri dalam masyarakat agar memiliki nilai dan dihargai orang. Keempat, hilangkan rasa takut untuk berperan sebagai whistleblower. LAWAN ARUS DENGAN  SUARAKAN!

 

Leave a Reply