fbpx
FaithCoffee

Suara MAKI

Jaga Kemistisan Hutan, Laksanakan dan/atau Revisi UU Konservasi

Bagi orang kota seperti saya, berada dalam hutan seperti menjadi bagian dari mistisnya alam. Terutama saat malam hari. Berdiam diri di tengah hutan dalam keadaan gelap gulita sambil dengarkan suara-suara berbagai macam hewan liar menjadi pengalaman tak terlupakan, sebab tak mungkin dialami di tengah kota. Rasa takut sekaligus pasrah akan segala kemungkinan terburuk yang mungkin terjadi: serangan hewan buas, misalnya. Kebersamaan dengan PM (Pethuq Meuhuey/ Penjaga Hutan) Hutan Wehea, Kalimantan Timur (2011- 2012) dan keyakinan pada Tuhan Yang Maha Esa tepis ketakutan itu.

Desak Revisi UU ITE Sesuai Hati Nurani Rakyat Jelata

SUARAKAN! Demikian jargon Suara Perempuan Indonesia. Tak semua orang berani menyuarakan opininya atau berani dengan syarat pakai nama samaran. Alasannya takut terjerat UU ITE. Alasan itu cukup dapat diterima, karena UU ITE sudah menjerat ratusan korban karena status mereka di media sosial dianggap tidak ‘sreg’ di hati pejabat publik yang kena kritik. UU ITE yang dimaksud adalah Pasal 27, khususnya ayat (3). Pemerintah menunggu undangan pembahasan bersama dengan DPR RI, yang direncanakan akan dilaksanakan mulai masa sidang Januari 2016. Pasal ini memuat soal pencemaran nama baik di dunia maya. Berikut bunyi Pasal 27:

SPI di Era MEA

Serius? Pintar? Inklusif? Santai? Peduli? Interaktif? Suara Pembebasan Ibu rumah tangga? Apapun singkatan SPI selain Suara Perempuan Indonesia, menjadi hak anda sebagai pembaca. Di awal tahun ini, melalui Whatsapp dan BBM, SPI memulai Gerakan DO IT SPI (Suami Pria Idamanku). Terdengar main-main, melanggengkan patriarki, ataupun sebutan lain yang mencirikan bahwa SPI sesungguhnya hanya berusaha membuat perempuan statis. Tidak beranjak kemana-mana, tak menjadi apa-apa. Benarkah?

Tolak Trump: Hak Asasi Manusia bagi Muslim

Tepat pada Hari Hak Asasi Manusia, 10 Desember 2015, Donald Trump memberikan pernyataan yang mengundang reaksi baik dari muslim maupun non muslim: larangan muslim memasuki AS. Larangan ini kemudian dianggap bertentangan dengan nilai-nilai Islam maupun nilai-nilai yang berlaku di Amerika. Berdasarkan BBC, tanpa menyebut nama Trump, Cook mengatakan, “Apapun yang memperkuat ISIS dan mengadu AS untuk melawan kepercayaan Muslim bukan hanya bertentangan dengan nilai-nilai kita tetapi juga bertentangan dengan keamanan nasional kita.” Demikian menurut juru bicara Pentagon, Peter Cook.

Hari Guru: Ibuku Guruku

Hiburan para guru untuk menghadapi tekanan hidup: hanya profesi guru yang punya lagu khusus, Guruku Tersayang (https://www.youtube.com/watch?v=oO7zLeyyZlk). Lagu yang setiap didengarkan rasanya begitu besar jasa guru. Tanpa guru yang ajari baca tulis, ajari banyak hal, apalah artinya seseorang. Profesi lain pun takkan mungkin ada tanpa jasa guru. Ironis, kebaikan dan kesabaran guru belum mendapat tempat yang baik. Bukan hanya kesejahteraan guru yang patut mendapat perhatian (kecuali di sekolah negeri berstatus guru tetap dan sekolah swasta bergaji tinggi), tapi juga kecukupan jumlah personil guru yang mengkhawatirkan. Lalu mengapa di pelosok-pelosok negeri Apalagi di tempat terpencil, tertinggal dan terdepan masih kekurangan guru, Apakah profesi ini masih belum juga menjadi favorit?