Developed in conjunction with Joomla extensions.

Bersiaplah menjadi bagian dari Suara Perempuan Indonesia! Suara Kamu diperuntukkan untuk mewadahi opini para perempuan Indonesia atau perempuan warga negara asing (khusus isu di luar negeri) yang masih peduli pada bangsa dan negaranya.

Kastini, Canada

0812-1644-XXXX

"Saya yakin setiap rumah tangga pernah mengalami masalah. Kebangkitan pribadi versi saya, yaitu saat kita mendapatkan masalah, yang sempat membuat kita terpuruk, sesuatu menguatkan saya untuk tidak menyerah, bahkan membuat saya memperbaiki diri. Kembali bangkit menjadi lebih lebih baik dari sebelumnya".

 

Dewi Eri Supria, Jakarta Selatan

0812-9272-XXX

"Kebangkitan Nasional adalah kebangkitan di segala aspek, bukan melulu cuma bangkit secara ekonomi, tapi yang lebih mendasar adalah kebangkitan hati nurani yang didasari dengan perbaikan moral. Enek rasanya tiap kali melihat atau mendengar berita tentang maraknya korupsi dan kejahatan seksual yang menimpa wanita, sepertinya SYSTEM di Indonesia ini ada yang salah. Mari kita bebenah agar kebangkitan bangsa punya arti yang sebenarnya".

 

Avianto, Jakarta

0812-8830-XXXX

"Jika ingin menjadikan diri kita bangkit untuk meraih keberhasilan dan kesuksesan, yang paling utama adalah merubah cara berpikir kita yang selama ini membuat kita jatuh atau gagal mencapai keberhasilan dan kesuksesan. Cara berpikir yang baik dan benar akan membawa kita meraih keberhasilan".

 

Shinta, China

86-135-1672-XXXX

"Kebangkitan versi saya yaitu berani mengambil keputusan tinggal dan bekerja di negeri orang yang ternyata tidak mudah untuk beradaptasi dengan budaya dan adat setempat tapi hal ini membuat saya percaya diri dan tidak bergantung kepada orang lain".

 

 

 

Bicarakan seputar kasus Yuyun di Bengkulu membuat bulu kuduk berdiri, ngeri dan tak mau sampai kejadian sama terulang pada kerabat apalagi anak sendiri. Maka HARUS ada efek jera bagi para pelaku saat ini. Berbagai wacana dikeluarkan di media oleh berbagai pihak. Entah itu hukuman seumur hidup, hukuman kebiri ataupun hukuman mati. Selain hukuman pantas bagi pelaku, perlu juga dicarikan solusi dari penyebab kekerasan pada perempuan dan anak. Dalam hal ini, video-video porno dan minuman keras. Berikut opini para perempuan yang concern  pada kasus Yuyun. Mereka yang tak mau kasus seperti ini terulang lagi di masa depan, di lingkungan manapun. 

 

Ika, Australia

61-437-053-XXX

"Saya setuju dengan hukuman seumur hidup dan berantas pengedar CD dan DVD porno"

 

Siti Syamsudin, Tangerang Selatan

62-878-7743-XXXX

"Hukuman yang sangat tepat dan pantas adalah hukuman mati atau seumur hidup"

 

Aussie, Australia

61-458-212-XXX

"Sedih melihat beritanya. Kalau menurut aku sih pelaku dihukum mati biar pada kapok. Ada efek jera bagi laki-laki lain (red). Kalau pelaku yang masih dibawah umur itu dihukum seumur hidup. Meskipun mereka dibawah umur (dalam hukum) atas apa yang mereka perbuat sama saja dengan perbuatan orang dewasa"

 

Janelle Marie Baker, Canada- Denmark

Via FB Messenger

"Well, if they are 14 years old they would be tried in court as a youth - but in such a terrible case the lawyers would argue to have them tried as an adult so that they would go to jail for life. It would be a very long and difficult trial with so many involved - each one would have a different lawyer and separate trail and they wold try to blame each other to get lessor sentences"

 

Ochi Yoshida, Depok

Via FB Messenger

"Sesekali indonesia butuh shock therapy. Hukuman mati sepertinya pantas buat mereka. Supaya sejarah mencatat dan generasi dibawahnya bisa berpikir dan mengingat-ingat dengan baik. Otomatis para orang tua akan lebih ketat bikin benteng buat anak-anak mereka. Baik anak lelaki, maupun anak perempuan. Ini TKP di daerah lho, bukan ibukota. Kalau hukumannya bui, lama kelamaan akan menguap kasus ini (red). Dipotong masa tahanan, ada grasi, ada masa asimilasi, belum lagi cuma akan  menuh-menuhin penjara, ngabisin 443 anggaran negara ngempanin mereka"

 

Dewi Eri Supria, Jakarta Selatan

0812-9272-XXX

"Kalau menurut saya, diarak rame-rame ke alun-alun kota, dengan tangan dan kaki diborgol diberi tulisan di dadanya, "Saya adalah pemerkosa Yuyun"  lalu setiap orang yang lewat didepannya wajib menimpuk wajahnya dengan batu sampai koid (mati -red). Dirajam sampai mati, baru nyaho deh"

 

Lina, Australia

61-422-329-XXX

"Hukuman buat pelaku yang pantas adalah dikebiri tanpa anestesi"

Opini Warga Negara US soal Trump Anti Muslim

Hannah McFadden, Operation HOPE, Inc., US

Via FB Messenger

“First, I think Donald Trump is a disappointing candidate for many reasons. He creates anger and fear in his campaign tactics, and reminds us that a lot of people in our country have radical thoughts and beliefs. I try not to give him any energy or time  because that feeds more hate and energy into his strategy. He will not win, he scares lots of people with his opinions. But, the fact is that our country is made up of people with all kinds of beliefs, including Mr. Trump's.

Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengungkapkan Presiden Joko Widodo menyebut 2016 merupakan tahun percepatan kerja dan seluruh kementerian/lembaga tidak diberikan waktu untuk bersantai, kemarin 4 Januari 2016.

Waduh.. bagaimana dengan anda, para perempuan sebagai ibu bekerja, ibu bekerja paruh waktu, atau ibu –ibu rumah tangga? Apakah tahun percepatan kerja pemerintah juga berdampak pada kehidupan ibu-ibu?

Bagaimana cara mengatasi perbedaan pola asuh antara pendidikan sekolah dengan cara orang tua mendidik anak di rumah?

 

Windita, Global Jaya School, Bintaro- Jakarta

0816-727-XXX

“Biasa aku lakukan itu dengan mengedukasi orang tua. Misalnya tiap term (triwulan) aku mengadakan 'Parents Workshops' yang ditujukan untuk orang tua murid dan bagaimana cara mereka bisa support guru-guru di sekolah. Topiknya bisa berbeda-beda, workshop yang aku lakukan sifatnya praktikal, jadi orang tua ditaruh dalam situasi kelas. Selain itu, aku juga menyediakan waktu untuk orang tua yang mau berdiskusi lebih jauh mengenai program yang kami tawarkan di sekolah”.

Developed in conjunction with Joomla extensions.